Selesai

"Art is never finished, only abandoned" - Leonardo da Vinci

Aku berniat meyudahi pengembangan website ini sampai pada tingkat: bisa paginasi, dan artikel bisa dikomentari orang. Niat awalnya sih begitu. Aku menuliskan niatan itu di blog wordpressku. Tak lama setelah tulisannya ku pos, dosenku mengomentari. Begini kira-kira komentarnya: Adakah sesuatu yang akan selesai? (Sebenernya komentarnya masih panjang tapi aku lupa, lagipula pos yang itu sudah kuhapus).

Aku mengacuhkan komentar dosenku itu, toh itu niatanku, rencanaku. Karena pada awal-awal pembuatan website ini aku sungguh-sungguh belajar pemograman hingga bikin aku puyeng. Maka, kukira sampai sistem paginasi dan komentar rampung akan kuikrarkan bahwa website ini telah selesai.

Ternyata eh ternyata. Setelah niatanku terlaksana, ternyata aku belum puas. Banyak ide-ide yang tiba-tiba loncat ketika ngoding dan membangun website ini. Sistem paginasinya kurang asoy lah, pingin ada komentar bertingkat lah, pengen responsive lah, pengen ada sistem pencarian lah, wah banyaaaaak.

Dosenku itu memang benar bahwa tidak ada yang selesai di dunia ini. Semuanya berkembang. Project webku pun berkembang tanpa paksaan apapun, hanya hasrat dalam diri ingin mengembangkannya.

Mungkin itu juga ya yang bikin teknologi terus maju. Selalu ada ide dan rasa penasaran yang ingin dieksekusi. Selalu ada hal-hal baru yang menggoda untuk dijelajahi.

Oleh Anugrah dalam Cerita | 06 August 2018

Buku Anu!

Setelah mulai njelimet sama native php, ngerjain back-end tingkat dasar aja sudah mumet begini. "Aku sepertinya butuh penyegaran". begitu pikirku. Maka, aku sekarang lagi menjajal Bootstrap, biar tampilan websiteku indah dipandang. Ga kayak website ini, item putih doang.

Karena jika cuman belajar doang itu kurang asoy, aku mencoba belajar Bootstrap sambil bikin project baru. Namanya: Buku Anu!.

Buku Anu! ini dibuat berdasarkan konsep perpustakaan online. Nyimpen data-data koleksi buku yang kupunya, review atau pendapat tentang buku yang pernah kubaca, juga ada forumnya (anjis, aing belum yakin sih sama yang satu ini). Tapi ya gitu lah. Aku emang bercita-cita punya perputakaan yang dibuka untuk publik. Mungkin aku bisa memulai langkah awal dari project iseng-iseng ini.

Ngomong-ngomong, Bootstrap itu asik ya. Framework itu bikin asik ya. Jadi asa babari gitu ngedesain teh. Teknologi memang selalu bikin mudah kerjaan.

Oleh Anugrah dalam Cerita | 05 August 2018

Determinasi

Aku pernah bertanya pada kawanku yang bernama Cepy sang developer berpengalaman.

"Cep, apa sih kiat jadi programmer handal?"
Cepy menjawab setelah menghela nafas panjang,"Determinasi!"

Menurut KBBI:

de·ter·mi·na·si /détérminasi/ n 1 hal menentukan (menetapkan, memastikan): -- arti sebuah kata dilihat dari hubungannya dalam kalimat secara keseluruhan; 2 ketetapan hati (dalam mencapai maksud atau tujuan)

Pastilah yang Cepy maksud adalah definisi yang nomor dua: bahwa harus memiliki ketetapan hati demi menjadi seorang programmer yang hebat. Lalu, menurutku, satu kata yang harus dirangkul demi mencapai determinasi adalah "konsisten".

Masih merujuk pada KBBI, berarti:

kon·sis·ten /konsistén/ a 1 tetap (tidak berubah-ubah); taat asas; ajek; 2 selaras; sesuai: perbuatan hendaknya -- dengan ucapan

Dalam konsisten, aku harus melakukan definisi satu: tetap pada jalur programming wabil khusus web programming. Juga merangkul definisi dua: melakukan tindakan-tindakan pembelajaran yang sesuai dengan web programming.

Ah, Cep, aku tiba-tiba ingat percakapan ini saat telah menyelesaikan sistem paginasi.

Oleh Anugrah dalam Cerita | 26 July 2018

Halaman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10