13 November 2019 • 46 sec read • Opini

Let's talk about zona nyaman lagi.


Kalau dirasa-rasa ya, bagi maneh-maneh yang keukeuh pengen keluar dari zona nyaman tapi masih sieun (kayak aing). Gak perlu keluar lah. Nanti juga bakal ada yang ganggu zona nyaman maneh. Dan si zona itu berubah menjadi tidak nyaman. Terus, karena maneh pengen merebut zona itu menjadi nyaman lagi. You have to fight. Mau gak mau.


Jadi, biar begimana juga, benerlah itu bahwa everyplace is gaza dan everywhen is intifadha. Days of War, nights of love tea.


Kalem we bro kata aku mah. Kita semua ini struggling dengan masalahnya masing-masing. Jadi kayaknya, gak perlu iri lah dengan perjuangan orang lain. Masing-masing kita punya variabel yang beda-beda. Yang konstan cuma jenis kelamin, ras, dan orang tua. Bagusnya, variable dan constant bisa dipadupadankan jadi program yang asoy. Asal tau caranya aja. Asal bisa bikin function yang optimal aja.


Tapi euy tapi.. ini aing ga jadi programmer beneran wae anying teh.