07 December 2020 • 2 min read • Cerita

21% peningkatan follower untuk podcast dekadensiotak di tahun 2020. Gue punya 46 follower, itu berarti kira-kira 9 orang kali ya yang nyasar dengerin gue ngoceh, lalu suka apa yang gue ocehin. Gue kira mereka-mereka itu adalah pecundang juga. Programmer pemula bangsat, yang ingin punya temen sesama pemula dengan keadaan yang bangsat juga. Gak deng, becanda. Kalian hebat! Sungguh luar biasa!


Gue masih ngoding cemen memanfaatkan data yang dipunya kantor gue. Berharap data yang gue olah ini bisa jadi informasi berguna bagi gue sendiri, syukur-sukur kalau berguna buat kolega-kolega gue juga.


Gue lagi bosen ngoding karena gitu-gitu aja. Gue tetep nyempetin ngoding walau apinya udah mulai redup. Gue gak ingin apinya mati.


Gue pengen pake framework edan tapi apa yang gue bikin cemen, jadi gue rasa gue belum perlu framework ciamik semacam laravel dan codeigniter. Bootstrap aja udah untuk UI nya. Toh target gue pun cuman ngeshare lokalan di jejaring kantor gue aja.


Tapi gue lagi belajar laravel di sekolah koding, sialnya akun premium gue habis. Kayaknya bulan depan aja deh gue perpanjangnya. Bulan sekarang duitnya buat bayar server sama domain dulu. Gue gak ingin bangunan gue di internet ilang. Ya website ini, ya dekadensiotak.id. Walau.... itu semua teh cemen.


PHP 8 udah rilis. Membuktikan bahwa meme yang nyela-nyela php itu tai kucing. Komunitasnya masih besar, masih berkembang, dan masih digemari. Jadi fuck you kalian semua. Gue programmer PHP!


Gue seneng ngoding tapi gak suka matematika. Gue lulusan sastra inggris walaupun gue adalah mahasiswa yang buruk pada waktu itu. Mungkin gue ngoding dengar rasa sastra. Logika dengan penuh penjiwaan. Mungkin gue adalah Joko Pinurbo yang berpuisi pake bahasa PHP. Ah bukan, Joko Pinurbo mah terlalu tinggi. Gue hanya pujangga kacangan yang ngepost puisi di sosial media. Puisi-puisi norak. Tapi pake bahasa PHP. Gitu kali ya?


Iyain aja lah.



Kalau kamu suka tulisan saya, boleh kok traktir saya kopi. Tinggal klik di sini.