Membaca Aroma Karsa - hal. 256

Sejauh ini menarik. Aku tahu Dee itu brilian. Namun, eksplorasinya di Aroma Karsa sungguh edan dibanding novel-novel sebelumnya. Rasionalitas dibangun apik dan rapi. Twist kecil mulai dimunculkan. Aku rasa film Perfume itu jadi tidak ada apa-apanya.

Juga, Eka Kurniawan sepertinya harus berguru pada Dee jika ingin menulis seks bertema fetish. Mencengankan sekali ketika membaca karakter Suma yang elegan itu bergairah dengan aroma bantal yang ditiduri Jati. Seketika, cerita menawarkan kesan liar yang singkat tapi powerfull. Ini menarik, ditambah lagi dengan kehadiran kejutan bahwa bau manusia mirip dengan bau samudra. Epic! Tabik!

Oleh Anugrah dalam Opini | 15 April 2018

Tulis komentarmu...

Nama
E-mail
Website
Komentar