11 June 2019 • 2 min read • Opini

Inget tulisanku tentang aku yang sedang mengerjakan A dan B? Enggak? Bodo ah.


Ini aku sekarang lagi naik di salah satunya. Jika di tulisan yang lalu itu misal aku sedang naik di A, berarti kini aku sedang naik di B. Walaupun A tetap tidak aku tinggalkan.


Menariknya dari mengerjakan dua hal adalah kau akan merasa seperti punya dua kepribadian. Kalau kata Austin Kleon yang dia dapet ngutip dari orang lain juga, biarlah kepribadian yang satu menjadi tempat istirahat untuk kepribadian yang lain.


Inget kutipan Einstein? Yang mana? Yang ini nih: hidup itu seperti naik sepeda, harus tetep boseh kalau gak mau jatuh.


Nah, aku menganggap bahwa A dan B ku adalah kayuhan sepeda. Kan kalau ngayuh sepeda gak mungkin dong si kayuhnya ada di atas dua-duanya atau di bawah dua-duanya. Nah kayak gitu. Aku teh lagi hidup. Berusaha biar gak jatuh aja sih.


Maneh pernah gak berhenti ngayuh terus jatuh? Aing pernah. Dan itu teh ga enakeun euy. Planga-plongo kayak orang bego yang sok-sokan baru berhenti merokok. Makanya, kayuhnya itu jangan hanya satu kalau bisa mah. Soalnya kalau satu mah berat, biar si Dilan aja. Tony Stark, maneh tau Tony Stark? Iya itu si Iron Man tea, yang mati di Endgame. Dia pernah bilang di Iron Man 3, "Everyone needs a hobby". Aing mengartinkannya sebagey: bahwa maneh perlu "pelarian" bisi lagi bosen sama yang lagi dikerjain. Penundaan produktif tea geningan.


Seenggaknya, kamu gak ngerasa mati. Sedih atuh anying kalau ngerasa mati tapi masih hidup mah. Ga berguna pisan maneh ada di bumi. Mending ke Venus aja nyari janda atau ke Mars nyari duda.


Mati mah pasti. Tapi nanti. Kalem dong. Sekarang mah hidup aja dulu. Nikmatin.