09 April 2019 • 54 sec read • Cerita

Linkin Park tiba-tiba kurindukan. Masa-masa Hybrid Theory dan Meteora yang aduhai. Suara vokal mendiang Chester yang menggugah semangat remaja awal. Waktu itu aku masih SD lalu masuk SMP ketika Linkin Park kunobatkan sebagai band paling keren sedunia.


Sementara suara vokal Chester bersahutan dengan celoteh Mike, aku mencoba memahami tag meta dalam HTML yang ternyata cukup berpengaruh. Besar malah. Betapa bodohnya aku ketika kemarin aku kaget melihat hasil kodinganku kok tampilannya begitu buruk ketika kuunggah di hostingan yang aku masih setia membayarnya di awal tahun ini.


Ternyata meta.


Waduh, HTML aja aku masih lieur begini, bangsat! Gimana mau nyoba Codeigniter?


Untung saja aku mendapat angin segar dari lagu Breaking the Habits. Entahlah lagu itu menceritakan tentang apa. Aku tak peduli. Yang pasti aku jadi teringat akan keinginanku mengubah kebiasaan burukku yang banyak itu menjadi yang baik-baik saja.


Habit.


James Clear berbicara panjang lebar pada bukunya yang telah selesai kubaca. Rando Kim menyarankanku untuk merapikan sepatuku di Amor Fati. Jerry Seinfeld memaksaku untuk tidak berhenti. Dan, ibuku ingin aku menikah.


Aku..


Aku mah ingin segera menjadi Tony Stark. (gak mungkin lah goblok!)